24 February 2010

18 Febuari 2010

Ayah, ga terasa yah...udah 5 tahun kita menjalani bahtera rumah tangga. Ibaratkan kapal, perjalanan yang kita tempuh banyak gelombangnya. Kadang2 kalo cuacanya lagi bagus, kapal yang kita naikin juga enak, nyaman, ga ada goyangan. Tapi kalo cuacanya lagi jelek, wahhh...kapal yang kita tumpangin bisa bergoyang sangat kencang, ombak yang besar, dan petir dimana-mana. Itulah diibaratkannya pernikahan kita. Awal-awal kita menikah, sering terjadi keributan, dari hal yang sangat sepele (menurut kamu ^_^) dan tidak perlu dibesar-besarkan, menjadi besar. Tapi itulah yang namanya pernikahan, menyatukan dua insan yang berbeda (latar belakang, sifat, keinginan) menjadi satu. Tidak ada lagi yang namanya "aku" "kamu", tapi yang ada hanya "kita". Memang tidak mudah sih, seperti membalikkan kedua telapak tangan, Tapi kalo namanya cinta, semua harus dan pasti bisa. Sejak kita mengikrarkan janji setia, sehidup semati, kita sudah menjadi satu pribadi yang utuh, sudah menjadi kita, yang harus saling sayang, saling mencintai, saling mendukung dalam keadaan apapapun juga, saling menjaga hati masing-masing, sehingga pernikahan kita bisa langgeng sampai kapanpun juga (kalo bisa kita juga berjodoh di akhirat nanti dan Allah menyiapkan surga terindah untuk kita dan anak-anak. amin)
Ayah....bunda sangat sangat sangat beruntung memiliki suami sepertimu. kalo diucapin satu-satu disini, rasanya ga cukup deh. Jadi mendingan bunda simpan di dalam hati saja yah. Cukup mengucapakan Alhamdulillah karena Allah telah mengirimkan jodoh yang terbaik menurut Allah untuk bunda. Alhamdulillah juga, bunda dikarunia dua anak yang pintar-pintar (kaya ayahnya ^_^), cakep-cakep (kaya bundanya ^_^), semoga anak-anak kita juga mempunyai sifat yang baik, disenangi banyak orang dan doa-doa yang baik untuk kita sekeluarga. Terima kasih ayah atas lima tahun pernikahan kita. Semoga Allah selalu melimpahkan hidayah, berkah, rahmat Nya untuk kita dan anak-anak. Terima kasih sekali, cintaku, terima kasih juga udah traktir kami di resto vietnam (enak banget....sering2 aja yah hehehehe). Oia...bunda selipin juga lagu yang ayah kirim lwt facebook pas hari pernikahan kita (tapi kayanya teks nya aja deh yah) ^_^

Happy our anniversary, my beloved wife,...

My best friend..

The first time I looked in your eyes I knew
There was something special inside of you
You awakened my passion and my curiosity
You were so sincere, I knew you would be there for me

Ooh, you gave me joy that I never knew
You were so dear to me love me 'cause I needed ...you
You've help me get through the worse times in my life
You've shared my sadness , my pain, my strife

Whenever I dream the impossible dreams
You assured me that they would come true {Mmm...mmm...}
You stayed in my corner no matter what life would bring
And I pledged my love to you

You are the piece of the puzzle I need
To make my life full and complete

I love you so
And thanks for being my best friend

Ooh, just like the rain falling to the ground
You washed away my doubts and turned my life around
You made everything good in my life that was bad
Oh, you're the greatest friend that I ever had

I want you to be {Oh, baby} right here beside me {Mmm, hmm}
Forever and a day
For you are my strength (My strength), you are my future (My future)
And I need you here to stay (And I need you here to stay, you are)

You are the piece of the puzzle I need (Ooh, baby)
To make my life full and complete (Full and complete)
I love you so
And thanks for being my best friend

Oh, what (What did I give you) did I give you
In return for the hope that you've given me
Just ask and whatever you want
It will be, it will be {Whoa...oh...oh...}

You are the piece of the puzzle I need
To make my life full and complete
I love you so
And thanks for being my best friend (Oh, baby)

You are the piece (You are the piece) of the puzzle I need (The puzzle I need)
To make my life (To make my life ) full and complete (Full and complete)
I love you so
And thanks for being (Ooh, girl)
I love you so
And thanks for being (Ooh, girl)
I love you so (Yeah, yeah)
And thanks for being my best friend

Atlantic Starr My Best Friend
www.youtube.com
From Atlantic Starr Album "time"

Papa

Pagi ini, aku mendapatkan email dari keluarga, yang isinya tentang seorang papa. Aku membacanya, dan sangat menyentuh hatiku. Ternyata bukan hanya seorang mama yang berjasa dalam kehidupanku, tapi papa juga sangat sangat sangat berjasa. Papa.....papa....papa....mengalir lagi airmataku, ketika mengingat dan menyebut nama itu. Papa selalu mengingatkanku untuk sholat tepat waktu, mengajarkan anak-anakku untuk mengaji, jangan lupa sholat tahajud, email-email yang sering beliau kirimkan mengenai islam (puasa, sholat, taat suami, dll) sering dibaca atau tidak. Meskipun beliau jauh disana, tapi beliau masih selalu mengingatkan ku melalui telfon ataupun email. Papa..... T_T

Papa.......
Entah kata apalagi yang bisa aku berikan kepadamu,
sebagai ungkapan rasa terima kasihku kepadamu..
Engkau selalu memberikan perhatianmu pada kami, kakak2 dan adik2
Sedari kecil hingga aku menjadi seorang Ibu dari cucu-cucumu.

Papa......
Kuteringat dulu kala aku masih kecil.
Engkau sebagai pendidik selalu keras terhadap anak-anakmu.
Tapi kutahu itu semua demi kebaikan anak-anakmu.
Karena aku tahu di balik sifat kerasmu itu terselip kelembutan hatimu.

Papa......
Aku teringat sekali ketika aku terbaring tak berdaya karena aku harus menjalani operasi,
engkau menyiratkan wajahmu yang sangat mencemaskanku.
Engkau katakan "seandainya bisa papa gantikan, papa gantikan sakitmu nak,
karena papa yang sudah tua."

Papa . . .
Betapa beratmu melepaskanku ketika aku harus melanjutkan pendidikan di kota lain.
Walau dengan perasaan galau karena akan kehilangan, engkau melepasku juga.
Semua demi cita-cita dan masa depan anakmu ini.

Papa......
Sekarang engkau semakin renta di makan usia,
namun tak pernah sedetikpun melepaskan bayangmu tentangku.
Entah apa yang bisa aku berikan untukmu,
sebagai ungkapan rasa terima kasihku padamu.
Mungkin materi, atau apapun yang kuberikan untukmu takkan cukup untuk membalas kasih sayangmu kepadaku.

Papa......
Di usia senjamu ini, maafkanlah aku yang belum bisa membahagiakanmu.
Kuingat betul engkau pernah berkata ini padaku.....
" Papa tak membutuhkan apapun dari anak-anakku, sungguh papa melihat kalian hidup bahagia saja sudah merupakan kebahagiaan yang tak terhingga."

Ya Allah...... yang maha pengasih lagi maha penyayang . . .
Muliakanlah papaku ini .....
Percayalah papa, bahwa anakmu ini hidup bahagia.
Sudah waktunya papa juga memikirkan diri papa sendiri.
Seharusnya aku sekarang yang memikirkan papaku yang kusayangi.

Papa......
Tak ada kata yang indah terucap dari bibirku ini kecuali "TERIMA KASIH".
Tak ada yang bisa gantikan dirimu di hatiku.
Aku sayang papa.....
Aku kangen papa.....
Mungkin hanya Doa yang dapat ku panjatkan ke haribaanNya.

Ya Allah....... yang maha pengasih lagi maha penyayang . . .
Jagalah papaku di dalam tidur dan terjaganya.
Berikan aku kesempatan yang terbaik untuk membahagiakan papa dan mamaku ....

Papa......
Rinduku hanya bisa ku bisikkan melalui perantaraan angin nan lalu dimuka rumahku ....

Maha suci Allah dengan segala Firman-NYA.